Cara Menghitung BEP (Break Even Point)
Ketahui berapa banyak produk yang wajib terjual setiap bulan agar bisnis Anda tidak rugi dan balik modal.
Apa itu BEP (Break Even Point)?
BEP adalah kondisi di mana total pendapatan bisnis Anda tepat menutupi seluruh total pengeluaran (biaya tetap + biaya variabel). Di titik ini, laba bersih adalah Rp 0 (tidak untung dan tidak rugi).
Setelah melewati titik BEP, setiap unit tambahan yang Anda jual akan langsung menjadi laba bersih murni.
Biaya Tetap vs Biaya Variabel
1. Biaya Tetap (Fixed Cost): Biaya yang jumlahnya sama berapa pun jumlah barang yang terjual (sewa tempat, gaji pokok, internet bulanan).
2. Biaya Variabel (Variable Cost): Biaya yang naik seiring naiknya jumlah produk yang dibuat (bahan baku, botol, plastik, komisi per transaksi).
Studi Kasus BEP: Usaha Laundry Sepatu
Biaya sewa ruko & listrik Rp 3.000.000/bulan. Biaya sabun dan packaging per pasang sepatu Rp 5.000. Tarif cuci Rp 30.000/pasang.
- Gunakan angka BEP sebagai target minimal harian bagi tim penjualan Anda.
- Jika hari kerja 25 hari, maka target harian adalah 120 / 25 = 5 pasang sepatu per hari.